Menu Close

Umroh Backpacker, Apa Itu?

Minat masyarakat tanah air untuk beribadah umroh ke tanah suci saat ini cukup tinggi. Selain bertujuan untuk mendapat pahala dan keutamaan umroh, motivasi para jamaah juga sekalian berlibur mengunjungi berbagai lokasi bersejarah yang menjadi saksi hidup perjuangan Rasulullah ﷺ saat dulu menyebarkan Islam di kota Mekkah dan Madinah.

Sayangnya, harga paket umroh yang lumayan mahal menyebabkan seseorang berpikir dua kali sebelum berangkat umroh. Seperti diketahui bahwa ongkos umroh standar ke tanah suci berkisar 20 jutaan ke atas. Jumlah ini tentu saja sangat besar bagi yang berpenghasilan menengah ke bawah.

Kabar gembiranya, akhir-akhir ini marak model umroh backpacker, dimana harga umroh yang ditawarkan jauh lebih murah dari umroh reguler. Jika biasanya berharga 20 juta ke atas, dengan model backpacker anda hanya cukup mengeluarkan 10-16 jutaan saja. Kok bisa? Yuk kita simak penjelasannya.
Tiket pesawat adalah kunci penting dalam trip umroh backpacker. Kamu harus rajin cari-cari nih biar dapat tiket murah meriah. Ada lho yang dapat tiket PP Kuala Lumpur-Jeddah cuma 1,3 juta PP. Murah ‘kan kaya harga baju lebaran. Tapi kalau kamu dapat PP 4 juta dari Indonesia juga udah murah banget kok. Yuk buruan cari tiket segera!

Mengurus visa umroh hanya bisa dilakukan secara kolektif oleh biro travel umroh yang sudah terdaftar di Kementerian Agama RI dan Kementerian Agama Arab Saudi. Jadi nggak bisa sendiri-sendiri kaya visa negara lain ya. Otomatis, kamu harus ‘nebeng’ bikin visa ke salah satu biro travel yang terpercaya. Biayanya berkisar antara 75-150 USD tergantung waktunya, musim ramai atau pas sedang sepi.

Namun, tak mudah mencari travel yang mau kasih pengurusan visa aja. Biasanya mereka menawarkan akomodasi dan transportasi yang sering disebut Land Arrangement (LA), biayanya sekitar 500-600 USD. Takutnya disalahgunakan di sana untuk jadi TKI ilegal. Tapi ada kok yang mau bantu bikin visa aja, meskipun harus aja penjaminnya dan keterangan akan kembali lagi. Bukan bekerja di Arab Saudi nantinya.

Yap, teman seperjalanan sangat penting agar umroh kita lebih mudah dan murah pastinya. Land Arrangement (LA) adalah fasilitas akomodasi dan transportasi yang disediakan oleh travel umroh tapi tetap kita yang mengatur detail perjalanan sendiri. Syaratnya kelompok dengan minimum 20 peserta. Dengan biaya segitu, bisa dibilang cukup murah lho ya. Cuman, semua harus kita sendiri yang mengurusnya. Mereka hanya menyediakan fasilitas saja. Ini salah satu pilihan sih biar nggak ribet bikin visa dan gampang saat di sana. Kalau mau lebih ngirit lagi sih nggak usah ikut LA tapi semua dikerjakan dan diatur sendiri. Capek tapi ‘kan lebih murah dan seru.

Biasanya semakin dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, harga penginapan kian mahal. Untuk itulah carilah yang agak di pinggiran agar bisa menghemat biaya. Ya namanya juga backpacker, penginapan murah dan lokasinya jauh nggak masalah dong ya. Ganti-ganti kendaraan juga bikin perjalanan makin seru kok. Kalau malas balik, kamu bisa istirahat dulu di masjid. Ya anggap aja ibadah.

Backpacker akan sangat memperhitungkan pengeluaran untuk makan. Sebisa mungkin sih nyari gratisan. Kalau kamu umroh pas bulan puasa, enak banget tuh. Kamu jadi rebutan orang-orang buat buka bareng mereka. Enak ‘kan? Nah kalau pas sahur mending kamu siapkan makanan instan yang bisa kamu masak sendiri. Kalau mau sedikit repot, bawa aja rice cooker dan masak sendiri di sana. Banyak penginapan yang menyediakan pantry dan juga dapur kok.

Nah, kalau kamu jumlahkan biaya-biaya yang harus kamu siapkan untuk pergi umroh dengan cara backpacker hanya berkisar di angka 10-14 juta saja. Semua tergantung pada tiket pesawat sih ya. Kalau dapat murah ya bisa lebih murah lagi. Dengan penjelasan singkat ini, jadi pengen nggak nih umroh backpacker. Ibadah ke tanah suci nggak harus mahal, yang penting berkah.