Menu Close

Umroh atau Haji Dulu? Mana yang Harus Didahulukan

mana dulu, Haji atau Umroh?_0853 3565 7374

Umroh sering juga disebut sebagai Haji kecil. Namun sayangnya tidak banyak orang yang paham perbedaan keduanya, bahkan bagi yang sudah pernah umroh sekalipun seringkali sulit mengungkapkan dimana perbedaan Umroh dan Haji.

Lalu mana yang di dahulukan umroh dan haji ? Sebelum membahas ibadah mana yang di dahulukan, ada baiknya kita mengetahui pengertian dari kedua ibadah tersebut.

Pengertian Haji dan Umroh

Secara bahasa, kata Haji memiliki arti menyengaja atau menuju dan mengunjungi, yang berkonotasi baik tindakan luar dari perjalanan dan tindakan ke dalam niat.

Sedangkan secara istilah, Haji berarti berkunjung ke tanah suci untuk melaksanakan serangkaian amal ibadah sesuai dengan syarat, rukun, dan waktu yang telah ditentukan.

Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dikerjakan bagi orang islam yang mampu secara material dan fisik. Adapun ibadah Haji hanya boleh dikerjakan pada tanggal 8 sampai 12 Zulhijjah.

Berbeda dengan Haji, ibadah umroh bisa dilakukan kapan saja kecuali pada tanggal 10 Zulhijjah dan hari tasyrik pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah. Di dalam Al-Quran umroh disiratkan sebagai salah satu ibadah maliah atau ibadah yang menuntut adanya pengorbanan harta benda.

Meskipun terdapat perbedaan mengenai hukum umroh, namun kebanyakan ulama di Indonesia sepakat bahwa umroh hukumnya sunnah yang apabila dikerjakan akan mendapatkan kemuliaan disisi Allah SWT.

Umroh atau Haji, Manakah yang Didahulukan?

Umroh atau haji, Manakah yang harus diprioritaskan? Jika dilihat dari pengertian di atas, haji hukumnya wajib sedangkan umroh hukumnya sunnah. Hal itu berarti haji harus diprioritaskan terlebih dahulu.

Tapi beberapa dari kita umat muslim mungkin tidak mengetahui mengapa kita harus memprioritaskan ibadah haji di atas umroh. Jawabannya bisa kita ketahui dari petikan surat Ali Imran ayat 97 di bawah ini.

“Menjadi kewajiban semua kepada Allah, untuk melakukan haji ke Baitullah, bagi siapa saja yang mampu menempuh jalan ke sana” (QS. Ali Imran: 97)

Dari petikan surat di atas maka bisa diambil kesimpulan atau pengertian bahwa ibadah haji merupakan prioritas utama bagi umat muslim yang mampu untuk mengerjakannya. Tentunya umat muslim tersebut harus mampu secara mental, fisik dan juga keuangan.

Lalu bagaimanakah dengan ibadah umroh sendiri? Apakah wajib untuk kita lakukan? Di Indonesia, ketidakseimbangan antara pendaftar haji dengan kuota yang tersedia menimbulkan antrian yang membuat beberapa orang memilih untuk mengerjakan umroh terlebih dahulu.

Jadi dalam kondisi tertentu dimana materi dan fisik mencukupi, maka umroh bisa dilakukan didahulukan. Tapi jika mampu secara mental, fisik dan juga keuangan, maka Haji Furoda bisa menjadi pilihan tanpa antri puluhan tahun. Dengan begitu Haji menjadi prioritas utama bagi muslim yang mampu secara mental, fisik dan keuangan.

 

Umroh sebelum Haji?

Bagaimana dengan umroh sebelum haji? Dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau pernah melakukan 4 kali umrah dan 1 kali haji.

Dari keempat umrah itu, 3 diantaranya dilaksanakan sebelum Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berhaji. Sementara 1 umrah dilakukan bersamaan dengan haji beliau.

Sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma menceritakan:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan umrah sebanyak 4 kali, umrah Hudaibiyah, umrah Qadha` di bulan Dzulqa’dah setahun setelah Hudaibiyah, umrah ketiga dari Ji’ranah, dan keempat, umrah bersama dengan pelaksanaan haji beliau.” (HR. Ahmad 2249, Abu Daud 1995 dan dishahihkan Syu’aib al-Arnauth)

Kesimpulan

Meskipun sering disebut haji kecil, umroh dan haji adalah dua ibadah yang berbeda dan umroh tidak bisa menggantikan haji. Umroh bisa didahulukan tergantung pada kondisi Sahabat.

Jika sahabat mampu secara materi dan fisik maka sahabat bisa berangkat umroh terlebih dahulu sambil menunggu jadwal haji. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri baru mengerjakan haji setelah 3 kali berumroh.

Apabila sahabat memiliki kelebihan materi dan memilih prioritas antara umroh dan haji, maka haji Furoda menjadi salah satu yang harus sahabat tunaikan.