Menu Close

Jenis-Jenis Visa Umroh dan Haji

Inilah beberapa perbedaan visa yang biasa dipakai untuk menunaikan haji lewat jalur furoda atau jalur non-kuota:

I. Visa Haji

1. Kadang ada yang menyebutnya visa furoda, visa mujamalah, visa undangan. Yang benar adalah visa haji karena di dokumennya tertulis ‘HAJJ VISA’ (visa haji)

2. Masa berlaku: 15 Syawal hingga 15 Muharam (selama musim haji)

3. Masa tinggal: seperti masa berlaku visa haji

4. Hanya sekali pakai (single entry)

5. Hanya keluar menjelang musim haji (biasanya Ramadhan hingga 5 Zulhijjah atau bisa sebelum Ramadhan)

6. Hanya bisa dipakai untuk haji

7. Bisa digunakan siapa saja (jenis kelamin dan umur berapapun)

8. Bisa masuk lewat Jeddah atau Madinah (tergantung tanggal datangnya)

9. Aslinya gratis seperti tertulis di dokumennya tapi kenyataan di lapangan harus beli dengan biaya antara $3000-$8000

10. Perlu bayar masya’ir (sekitar $1100) saat mengurus visa atau saat tiba di Saudi untuk keperluan selama di arafah, mina dan mudzdalifah

11. Bisa langsung menggunakan ihrom (bagi laki-laki) saat landing di Jeddah dan masuk Makkah

12. Bisa masuk Makkah langsung dari Jeddah atau Madinah tanpa harus sembunyi-sembunyi

13. Selama berhaji ada jaminan kesehatan dari pemerintah Saudi

II. Visa Ziyarah

1. Kadang ada yang menyebutnya visa multiple, visa bisnis, visa undangan. Untuk persisnya lihat di dokumennya

2. Ada beberapa macam visa ziyarah: ziyarah tijari (kunjungan bisnis), ziyarah syakhsyi (kunjungan pribadi) dll

3. Masa berlaku (validity): antara satu bulan hingga satu tahun (untuk persisnya silakan lihat di dokumennya)

4. Masa tinggal (duration of stay): biasanya 30 hari (untuk persisnya silakan lihat di dokumennya)

5. Bisa sekali pakai (single entry) atau beberapa kali pakai (multiple entry) tergantung jenis visa yang didapat

6. Bisa didapat kapanpun

7. Bisa dipakai untuk berbagai keperluan

8. Bisa digunakan siapa saja (jenis kelamin dan umur berapapun)

9. Kalau musim haji harus masuk lewat Riyadh atau Dammam (tergantung tanggal dan peraturan yang berlaku saat itu)

10. Biaya visa ini tidak gratis (ada biayanya seperti tertera di dokumen). Harga di pasaran antara $3000 hingga $5000 (tergantung kapan ordernya dan kepada siapa)

11. Kalau mau dipakai untuk berangkat haji tidak perlu bayar masya’ir

12. Kalau mau dipakai untuk berangkat haji tidak bisa menggunakan ihrom (bagi laki-laki) saat landing di manapun di Saudi dan saat masuk Makkah

13. Biasanya saat masuk ke Makkah dari Jeddah atau kota manapun di Saudi harus dengan pengawalan atau sembunyi-sembunyi

14. Selama berhaji tidak ada jaminan kesehatan dari pemerintah Saudi

III. Visa Amil

1. Kadang ada yang menyebutnya visa kerja. Untuk persisnya lihat di dokumennya

2. Ada beberapa macam visa amil: amil (pekerja) dan amil mausim (pekerja musim haji). Visa Amil bisa keluar sepanjang tahun tapi visa Amil mausim hanya keluar menjelang musim haji

3. Biasanya yang dipakai untuk berangkat haji: visa amil mausim

4. Visa amil mausim hanya bisa digunakan oleh laki-laki, sehat (tidak ada cacat fisik dan mental), umur antara 20-55 tahun

5. Masa berlaku visa amil mausim (validity): 3 bulan (untuk persisnya silakan lihat di dokumennya)

6. Masa tinggal visa amil mausim (duration of stay): biasanya 59 hari (untuk persisnya silakan lihat di dokumennya)

7. Visa amil mausim hanya sekali pakai (single entry)

8. Visa amil mausim hanya bisa didapat menjelang musim haji

9. Visa amil mausim biasanya dipakai oleh para pembimbing haji

9. Kalau menggunakan visa amil mausim untuk pergi haji harus masuk lewat Jeddah atau Riyadh (tergantung tanggal dan peraturan yang berlaku saat itu)

10. Biaya visa ini tidak gratis (ada biayanya seperti tertera di dokumen). Harga di pasaran antara $2500 hingga $3500 (tergantung kapan ordernya dan kepada siapa)

11. Kalau menggunakan Visa amil mausim untuk berangkat haji tidak perlu bayar masya’ir

12. Kalau menggunakan Visa amil mausim untuk berangkat haji tidak bisa menggunakan ihrom (bagi laki-laki) saat landing di manapun di Saudi dan saat masuk Makkah

13. Kalau menggunakan Visa amil mausim untuk berangkat haji biasanya saat masuk ke Makkah dari Jeddah atau kota manapun di Saudi harus dengan pengawalan atau sembunyi-sembunyi

14. Kalau menggunakan Visa amil mausim selama berhaji tidak ada jaminan kesehatan dari pemerintah Saudi

Nah, kalau kita sudah tahu karakteristik masing-masing visa di atas mana yang kita pilih untuk menunaikan haji? Syarat pertama dan utama adalah yang aman dan nyaman, dan itu hanya ada pada visa haji.