Menu Close

Catatan Perjalanan Umroh 24 Oktober 2018

Satu tahun yang lalu kami pernah menghubungi tim untuk mendaftar. Qodarulloh belum rejeki sehingga tidak berlanjut dan mendapatkan doa semoga juga bisa segera daftar umroh. Dan tahun ini alhamdulillah doa itu diijabah. Kami hubungi lagi tim Ar Rosyid dan bismillah kami mendaftarkan diri.

Dari proses awal sangat mudah dan karena kami sudah percaya kami tidak banyak menanyakan detailnya. Alhamdulillah kami dikabari bahwa keberangkatan akan dilaksanakan bulan Oktober. Itinerary pun diberikan dan ternyata surprise bagi kami ada city tour jg ke KL (jujur bagi pasangan muda seperti kami itu seperti pemanasan untuk ibadah yang sebenarnya di tanah suci).
Persiapan keberangkatan dilakukan dr menitipkan anak anak sd persiapan bekal pribadi (kalo yg ini sy keteteran krn ambil cutinya mepet sehingga hari terakhir kerja masih rapat, bimtek dadakan, dan delegate tugas). Overall alhamdulillah lancar sampai dan tidak terlambat berkumpul di keberangkatan internasional Juanda.
Mulai terasa suasana kekeluargaan dan keakraban (walau masih malu malu😅).
Untuk urusan handling bagasi di bandara baik di Juanda, Malaysia maupun di Saudi sudah ada yang stand by urus urus jadi masing masing tinggal bawa tas kecil.
Penerbangan Juanda ke KL berjalan dengan lancar bahkan lebih cepat dr yg dijadwalkan. Proses imigrasi yang panjang (kewajaran yang harus dilalui oleh setiap orang) kami lalui dengan baik untuk jamaah yg sepuh didampingi khusus. Lelah hari itu terbayar dengan citytour yg mengesankan yang juga disedialan tour guide yang menjelaskan tempat tempat yang dikunjungi. Putra bangsa, wisata coklat, KLCC, Kampung baru, petronas adalah tempat tempat yg kami kunjungi.
Hari berikutnya kami terbang ke Jeddah dengan lancar menggunakan Saudia Air, pelayanan yang memuaskan dari maskapai skyteam ini kami dapatkan (makan 3 kali dan ada musholanya).
Alhamdulillah kami sampai di Madinah di hotel yang besar kami berempat dlm satu kamar tapi kasurnya ada lima bisa pindah pindah😁.
Makanan menu asia yang sangat cocok dengan lidah indonesia dilengkapi dengan buah juga, standar hotel disediakan teh kopi dan susu. Mungkin itulah mengapa di madinah ada anak anak yang menawarkan timbang badan di jalan krn menu katring dr Ar rosyid cocok dan bisa bisa berat badan naik😀.
Oh iya hotel kami ada di urutan pintu 15 jaraknya mgkin 100 meteran (ga bawa metran si) beneran deket . Ada mutowif orang Indonesia yang sudah tinggal di sana yang siap mendampingi jamaah dan menjelaskan ibadah serta ziarah yang dilakukan.
Selama perjalanan dan city tour juga disediakan snack dan air mineral jadi jangan khawatir klo yg suka ngemil ga akan kelaparan. Takterasa tiga hari begitu cepat berlalu…bimbingan dari mutowif sangat baik dan kamipun dapat beribadah dengan baik. Mengunjungi tempat tempat bersejarah makam Rasululloh,.Raudhoh, jabal uhud museum Al Quran, pemakaman baki, masjid Quba, Kebun kurma (tp kmrin kebunnya lg ditutup). Selain itu jg ada ibadah pribadi memaksimalkan lima waktu dan ibadah sunah yang lainnya.
Kami berangkat ke Makkah dan sekalian mengambil miqot untuk umroh. Alhamdulillah semua berjalan lancar sesampai di Masjidil Haram kami langsung melaksanakan Umroh yang pertama dengan bimbingan mutowif.
Hanya rasa syukur yang bisa kami lantunkan. Segala kerinduan yang terpendam tumpah disini. Taklupa kupanjatkan doa doa terbaik untuk keluarga saudara teman dan semua umat muslim.
Di Makkah hotel kami tidak terlalu jauh dan lifnya cukup sehingga tidak terlalu lama menunggu ketika akan ke masjid. Makanannya menu indonesia cocok sekali, bahkan ada menu mendoan dan lodeh kesukaan (ga nyangka hehehe). Kami dibimbing sd tiga kali umroh dan bisa juga lebih bagi yang mau umroh mandiri. Tiba saatnya pulang ke tanah air (belum juga puas tp harus sdh balik) kami meninggalkan tanah suci dengan keharuan yang luar biasa dengan iringan doa semoga kelak disampaikan lagi ke tanah suci ini.

Terima kasih tim Ar Rosyid sudah menyiapkan mendampingi dan memberikan pelayanan yang baik bagi kami. Seperti yang disampaikan diawal keberangkatan bahwa kloter ini adalah keluarga dan benar adanya kami menemukan keluarga baru di Jamaah umroh okt Ar Rosyid. Banyak pelajaran berharga bahwa ibadah kita bukan hanya ibadah mahdoh tp bisa jadi apa yang kita lakukan bagaimana bermuamalah dg jamaah lain itu yang akan mendatangkan ridho Alloh kepada kita. Saya belajar bagaimana seorang anak berbakti kepada ibunya yg sepuh , kepada ayahnya yang sepuh, bahkan mungkin seorang ibu yang rela tdk berangkat dulu demi menjaga ritme kesehatan selama beribadah bersama putranya, atau mungkin teman sekamar dengan sesama jamaah lainnya. Dan terutama kesabaran ustadz ustadz mutowif dalam membimbing kami 65 orang yang berbeda tipe dan karakter .

Terima kasih atas pelayanannya yang baik . Semoga tetap terjaga silaturahim dan saya sungguh bersyukur menemukan keluarga baru dr Nganjuk dr Jember , Gresik, Probolinggo, Malang (walo sama sama Malang namun baru kenal), Situbondo, Kepanjen dan semua keluarga Umroh Oktober. Bu Yayuk, Bu Nisa, Mbak Didid, Bu Aynal, Mbak Zul, Bu Parman, Bu Desiana, Bu Sutami, Bu Suhartini, Mbak Fitri, dll semuanya.. tag sendiri ya…

Hana & Heri (Jamaah Umroh 24 Oktober 2018 dari Malang).