Menu Close

Arab Saudi Resmi Cabut Visa Progresif

Pemerintah Arab Saudi secara resmi mencabut kebijakan visa progresif untuk umrah melalui dekrit raja yang membatalkan aturan tersebut.

Perubahan kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerinta Kerjaan Saudi Arabia dalam mewujudkan visi 2030, salah satunya target jamaah umroh mencapai 30 juta orang. kalau tahun lalu sekitar 8 juta jamaah, maka tahun depan ditargetkan mencapai 10 Juta. Kata Konjen Ri di Jeddah Mohammad Hery Saripudin.

Dengan keputusan ini, Kerajaan Saudi Arabia (KSA) mencabut aturan yang sudah berlaku sejak 2016 tersebut. Berdasarkan regulasi itu, jemaah yang akan menjalankan ibadah umrah untuk kedua kali atau lebih di tahun sama dikenakan biaya tambahan 2.000 riyal atau setara Rp7,5 juta.

Bersamaan dengan pencabutan visa progressif, Pemerintah Kerajaan Saudi mengumumkan aturan baru tentang pemberlakuan biaya pengajuan visa umrah dalam bentuk Government Fee sebesar SAR 300. Biaya ini berlaku untuk setiap pengajuan visa umrah, baik yang pertama maupun kali kedua dan seterusnya.

Kebijakan ini bukan mengurangi visa progressif dari SAR2000 menjadi SAR300, tapi mencabut aturan visa progressif dan menerbitkan ketentuan baru biaya pengajuan visa umrah dengan Government Fee sebesar SAR300, ketentuan ini hanya berlaku untuk visa umrah.

Teriring doa kami buat bapak ibu calon jamaah Umroh akan Allah beri kelapangan rezeki sebanyak-banyaknya, Aamin Yra.